Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Keadilan Jadi Kunci Kebijakan Pertanahan Nasional

Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil copy
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil copy

Delik IFO | Maluku Utara – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan orasi kebangsaan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Regional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kota Ternate. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa keadilan harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan publik, termasuk dalam pengelolaan tanah nasional.

“Dalam konteks kita mengambil keputusan publik, yang paling penting adalah masalah keadilan. Pada kebijakan pertanahan, transformasi pengelolaan sumber daya harus di arahkan pada keadilan dan kemaslahatan bersama, agar pembangunan benar-benar menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat,” ujar Nusron Wahid.

Bacaan Lainnya

Ia menekankan bahwa nilai keadilan merupakan kata kunci dalam kehidupan beragama maupun bernegara. Baik pejabat publik maupun masyarakat, kata Nusron, harus menjunjung tinggi prinsip ini di setiap langkah.
“Kalau kita ingin bekerja dan berjuang secara konsepsional, mengedepankan idealisme kita di mana pun berpijak—apakah sebagai gubernur, menteri, DPR, atau rakyat—kata kunci yang kita perjuangkan adalah keadilan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron juga mengingatkan bahwa bangsa Indonesia tidak lagi membutuhkan perdebatan mengenai latar belakang, melainkan kontribusi nyata.
“Kita sudah tidak lagi saatnya bicara dari mana asal kita, tapi yang paling penting adalah apa kontribusi kita untuk bangsa Indonesia ke depan. Lebih-lebih kalau kita bicara tentang konsepsi keislaman, yaitu menyentuh tiga sekaligus, yakni keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan,” pungkas Menteri ATR/BPN.

Rakor Regional KAHMI ini di buka langsung oleh Koordinator Presidium Nasional KAHMI sekaligus Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. Hadir pula Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, serta Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Dengan mengusung tema “Konsolidasi KAHMI untuk Indonesia”, acara ini menjadi wadah konsolidasi gagasan bagi alumni HMI untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Menteri Nusron hadir di dampingi oleh Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia serta Kepala Kanwil BPN Maluku Utara Lalu Harisandi bersama jajaran.

Please follow and like us:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *